![]() |
Sebagian ilmuwan menyebutnya big bang. Sedang perkiraan dari para fisikawan dan para astronom modern menyebbutkan bahwa sejak kira-kira 15 milyar tahun lalu, semesta masih berupa gumpalan raksasa yang sangat panas berbentuk spiral yang sisi-sisinya kurang dari seperseribu sentimeter jadi kecil banget.
Penemuan ini sudah disebutkan dalam Al-Quran sejak abad ke-14 yang lalu, yang bunyinya
(أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلا يُؤْمِنُونَ (٣٠
"Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan Bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (QS. Al-Anbiya': 30)Dari ayat di atas kita dapat menyimpulkan bahwa bumi dan langit beserta isinya, baik berupa, galaksi, dan bintang-bintang yang berbentuk alam semesta ini adalah suatu gumpalan yang saling menempel erat. Dalam Al-Quran disebut ratqan yang artinya saling menempel erat. Setelah itu gumpalan itu meledak terpecah belah menyebar ke segala arah dan membentuk bentukan seperti spiral yang kita sebut galaksi dan benda langit lainnya. Penemuan seperti inilah yang dihasilkan ilmuwan ahli astronomi pada akhir abad 20.








0 komentar:
Posting Komentar